Sunday, February 20, 2011

SHEIKH YUSOF AL-QARADHAWI MENGIMAMKAN SOLAT JUMAAT DI MESIR

Egyptian pro-democracy supporters gather in Tahrir Square in Cairo February 18, 2011. Egyptians held a nationwide "Victory March" on Friday to celebrate the overthrow of Hosni Mubarak's 30-year rule one week ago, to protect the revolution and to remind new military rulers of the power of the street. Hundreds of thousands joined the rallies, which are also a memorial to the 365 people who died in the 18-day uprising, with many Egyptians expressing their intention to guard their newly-won prospect of democracy.

Tens of thousands of Egyptians pray and celebrate the fall of the regime of former President Hosni Mubarak, and to maintain pressure on the current military rulers, in Tahrir Square in downtown Cairo, Egypt Friday, Feb. 18, 2011.

A military band marches in Tahrir Square in Cairo February 18, 2011. Egyptians held a nationwide "Victory March" on Friday to celebrate the overthrow of Hosni Mubarak's 30-year rule one week ago, to protect the revolution and to remind new military rulers of the power of the street. Hundreds of thousands joined the rallies, which are also a memorial to the 365 people who died in the 18-day uprising, with many Egyptians expressing their intention to guard their newly-won prospect of democracy.





Egyptian-born Muslim cleric, Sheikh Yussef al-Qaradawi (2nd R), prays at Cairo's central Tahrir square after delivering the Friday prayer sermon on February 18, 2011 as hundreds of thousands of Egyptians were packed into the square, the epicentre of a nationwide revolt which forced president Hosni Mubarak to step down a week ago and hand over power to a military junta. The Qatar-based influential cleric urged Arab leaders to listen to their people and acknowledge their region has changed.



Saturday, February 19, 2011

MINTALAH PERTOLONGAN DENGAN SABAR DAN SOLAT



Setiap manusia tidak lari daripada menghadapi pelbagai masalah. Bila kita merasakan tidak ada tempat mengadu, hilang arah tujuan, ingatlah sesungguhnya tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah.

Kembalilah kepada Allah, berserahlah sepenuhnya kepada Allah. Yakin lah Dia tidak pernah meninggalkan kita sendirian. Suburkanlah iman di hati dan selalu menginsafi diri. Sesungguhnya setiap ujian itu adalah pembuka jalan untuk kembali kepada Allah. Inilah caranya Allah menuntun kita agar tidak jauh daripadaNya.

Mintalah pertolongan daripadaNya dengan menggandakan kuasa sabar dan memperbanyakkan solat. Perteguhkan tawakkal dan redha dengan takdirNya. Kembalilah kepada Allah dengan memilih jalan kehambaan. InsyaAllah di situ akan ada tempat bagi melabuhkan jiwa yang kepenatan.

Thursday, February 10, 2011

HARI-HARI PERGI KERJA


Hari-hari gi kejer... gi kejer hari-hari... huhu... Dari belajar sibuk nak kejer, dah kejer rasa cam sibuk nak dok saja2 lak... hehe... Manusia, memang tak puas2, cepat bosan dengan apa yang sedia dirutinkan... Sementara masih kejer kat bumi Melaka, serakaman perjalanan pergi kejer tiap-tiap 5 hari seminggu diabadikan di sini. Mungkin kalau diizinkan Allah, rakaman ni boleh jadi kenangan buat diri dan juga generasi2 pewaris saya nanti... (^_^)


Keluar pintu rumah seawal pagi, sebab gi kerja jalan kaki...


GATE, hehehe...

Lampu jalan tak padam lagi....(^^)


Dah sampai !!! parking masih kosong...


Tumb print kul 7.24 am, awal lagi 6 minit... terbaik lah...

Arah mana jadi pilihan ???

DAN AKHIRNYA... di sinilah diri ini dilabuhkan selama 9 jam sehari...

Buat julung2 kalinya, tempat pertapaan ini di tontonkan pada khalayak... hihihi



laagiiii... close-up lak...

dan

~Sekian~

Wednesday, February 09, 2011

MUJAHIDKU


Mujahidku, apa khabar?
Semoga saat ini engkau dalam keadaan baik
Penatku... Penatmu saat ini semoga tetap di jalanNya
Semoga, mendung ini dapat kau nikmati juga
Supaya kau merasa sejuk setelah seharian bercampur debu

Mujahidku,
Semoga saat ini DIA menjaga hati, mata, pendengaran dan jiwamu
Menjaga semuamu, untukku...
Pun aku, semoga DIA membantu untuk menjaga kehormatan, jiwa dan jasadku
Menjaga semuaku, untukmu...
KeranaNya semata

Mujahidku, tahukah kau?
Saat ini aku berdoa untuk keselamatanmu
Semoga saat ini engkau masih teguh dijalan yang DIA bentangkan untukmu

Mujahidku,
Saat penat fikiran dan jiwa kian mendera
Saat hamparan-hamparan dakwah ini mengajak kita, berputar bersamanya
Sungguh... aku hanya berharap DIA redha atas apa yang aku dan engkau lakukan

Mujahidku,
Entah engkau ada di mana saat ini
Aku tak hendak melukis jasadmu
Aku tak hendak meneka tentangmu
Tahukah kau, mujahidku?
Aku mencintaimu sebelum mata ini memandang, sebelum telinga ini mendengar
Sebelum perkara-perkara jasad ini merosak
Semua ketulusanku atas siapapun engkau
Dan aku ingin menjaganya tetap begitu SEDERHANA
Ah, mujahidku semoga kau lantunkan doa yang sama pada Pemilik kita
Takdirku... Takdirmu... hanya ada dalam genggamanNya
Dan kita tak akan pernah tahu itu

Mujahidku,
Dalam sujud-sujud panjangku, aku merayu padaNya
Menyelipkan sebuah doa, semoga aku pantas mendampingimu
Entah, siapapun engkau...
Entah, di mana dirimu berada...
Namun, ada hormat, rindu dan kepercayaan
yang memberiku seleksa ketulusan menanti dirimu

Mujahidku,
Sungguh aku hanya ingin menjaga diriku dan jiwaku
Mempersiapkannya... menempanya...
Agar jika suatu saat DIA berkehendak menemukan kita
Aku telah siap menapaki jalan yang dipilih hanya bersamamu.

Tuesday, February 08, 2011

KU BERDOA PADAMU



Ya ALLAH,
Sunyi malam ciptaanMu telah menggamit hatiku untuk meluahkan pendaman yang telah lama kusimpan. Tenang angin hembusan malaikatMu menaikkan rasa sayu dan menambahkan keinginanku terhadap maghfirahMu. Namun aku sedar siapalah diri ini. Terlalu kecil untuk dipandang, terlalu hina untuk dikasihi, terlalu kotor untuk di dampingi Tuhan Yang Maha Agung.


Ya Tuhanku,
Jika dahulu, titisan air mata kekesalan sering dititiskan untukMu, namun kini aku tercari-cari ke mana hilangnya. Pastinya segala dendaman dosa telah menjadi kubu dan menghalang diri ini memperoleh ketenangan hakiki. Jika dahulu, kerap kali lidah ini memohon keampunanMu, tetapi kini anggota ini banyak sekali menyumbang dosa, kata-kata dusta dan sia-sia menjadi hiasan lisan yang meragut kesucian iman dan aku semakin tenggelam dalam lautan mungkar dan noda.

Ya Rahman,
Terasa benar hati ini sekeras batuan dipantai. Kalimah suci dari kitabMu tidak lagi berkesan untuk memberi keinsafan pada diri ini. Bingkisan nasihat dan teguran langsung tidak melekat pada dinding hati ini sebagai peningkat tahap keimanan kepadaMu. Sekalipun aku sedar, namun diri ini terlalu berat untuk memohon keampunanMu. Kadang-kala aku lupa, lalai dan selalu merasa sukar untuk mencapai keikhlasan dalam panjatan doa-doa seharian kepadaMu.

Ya Jabbar,
Segala perlakuan dan kata-kata dilontar tanpa menyedari Engkau Maha Melihat dan Maha Mendengar. Ibadat yang dilakukan tiada didahului dengan keinginan memperolehi REDHAMU. Aku seumpama melangkah jauh dariMu dan hakikatnya Engkau tidak pernah lupa padaku. Terbukti apabila nikmat dan kurniaan dariMU kekal Engkau anugerahkan. Pelbagai bentuk ujian Engkau turunkan agar diri ini sedar segala kesilapan dan kembali mendekatiMU. Dan di sinilah aku berteleku di atas hamparan usang menghadap kiblatMu, memohon keampunan yang tidak pasti kumiliki.

Ya Rahim,
Hinanya hambaMu ini.. Ya ALLAH, apabila jasad dan hati ini tidak tahan dengan ujian barulah diriMu didekati. Ke manakah hilangnya ikrar dan janji yang dilafazkan setiap hari untuk bergantung dan berserah diri kepada ALLAH setiap masa dan ketika? Adakah NERAKAMU yang bakal dihuni kerana keingkaran diri daripada menurut perintahMu. NA'UZUBILLAH MIN ZAALIK..

Ya Aziz,
Entah sampai bila aku harus berterusan begini… Kekadang patuh dan menumpahkan sepenuh cinta kepadaMu. Kekadang berlaku mungkar dan khianat pada janji sebagai hamba dan khalifahMu. Tetapkanlah IMAN DIHATI INI YA ALLAH… Dan bantulah aku untuk melakukan segala amanah sebagai hambaMu dan KHALIFAH di muka bumiMu. Lenturkanlah kekerasan hati ini dan kurniakanlah KEREDHAANMU..

Ya ALLAH,
Terimalah sebenar-benar pengakuan yang dilafazkan oleh hambaMu yang kejahilan ini. Seandainya hidupku ini hanya menambah MURKAMU dan membebankan diri ini dengan tanggungan dosa, Engkau bantulah diri ini untuk berubah kepada yang lebih baik. Sekiranya mati itu lebih baik bagiku, Engkau matikanlah aku dalam HUSNUL KHOTIMAH. Sesungguhnya Engkaulah TUHAN YANG MAHA MENGABULKAN SEGALA DOA DAN PERMINTAAN H
AMBAMU..

Saturday, February 05, 2011

PULUHAN RIBU SERTAI DEMONSTRASI BANTAHAN TERHADAP PEMERINTAHAN MUBARAK

Puluhan Ribu Rakyat Mesir Keluar Ke Jalan Raya Desak Hosni Mubarak Berambus

CAIRO (Reuters) – Police and demonstrators fought running battles on the streets of Cairo on Friday in a fourth day of unprecedented protests by tens of thousands of Egyptians demanding an end to President Hosni Mubarak’s three-decade rule.

Security forces fired rubber bullets, teargas and water cannon at protesters who hurled stones back at them and shouted “Down, Down, Hosni Mubarak,” witnesses said.

Anti-government activists had promised a “Day of Wrath” after Friday prayers in the country’s mosques and urged thousands of people to join in the demonstrations.

Police blanketed Cairo and blocked social networking communications in an effort to stifle the protests but the violence broke out soon after prayers finished.

The protesters, many of them young Egyptians embittered by unemployment, poverty, corruption and the lack of freedom under Mubarak, appear to be loosely organized with no figurehead.

Prominent activist Mohamed ElBaradei, a Nobel Peace Laureate who has called for an end to Mubarak’s rule, arrived in Egypt on Thursday. But after he joined prayers at a mosque in the Giza area, police blocked him from leaving the area.

The unrest is unprecedented in Mubarak’s rule in Egypt, where security services keep a tight grip on dissent. It was triggered by the overthrow two weeks ago of Tunisian President Zine al-Abidine Ben Al Ben Ali in a popular revolt which also inspired anti-government protests in Yemen and Algeria.

The events pose a quandary for the United States, which has professed its wish for democracy to spread across the Middle East. Mubarak, however, has been a close Washington ally for many years and the recipient of huge amounts of military aid.

In response to the protests, U.S. President Barack Obama said social and political reforms in Egypt were “absolutely critical.”

“Inflation has exhausted people. Prices of food, fuel, electricity, sugar are rising. The rich get richer and the poor poorer,” said a Cairo taxi-driver, declining to be named. “God knows what will happen today. After Tunisia anything is possible.”

Some protesters threw shoes at and stamped on posters of the president. But as the clashes intensified, police waded into the crowd with batons and fired volleys of teargas.

“Leave, leave, Mubarak, Mubarak, the plane awaits you,” people chanted.Reuters

Egyptian Leading dissident and former UN nuclear watchdog Chief Mohamed ElBaradei (C) attends a demonstration after Friday noon prayer in Cairo on January 28, 2011 as Egyptians take to the streets demanding the ouster of President Hosni Mubarak, 82-years-old, who has held on to power for more than three decades.

Egyptian anti-riot policemen clash with protesters in Cairo, Egypt, Friday, Jan. 28, 2011. The Egyptian capital Cairo was the scene of violent chaos Friday, when tens of thousands of anti-government protesters stoned and confronted police, who fired back with rubber bullets, tear gas and water cannons. It was a major escalation in what was already the biggest challenge to authoritarian President Hosni Mubarak’s 30 year-rule.


Egyptian anti-government activists chant slogans and hold a poster of the Egyptian resident Mubarak, with Arabic reading: “mercy mercy, you traitor to your people” as they protest in Cairo, Egypt, Friday, Jan. 28, 2011. The Egyptian capital Cairo was the scene of violent chaos Friday, when tens of thousands of anti-government protesters stoned and confronted police, who fired back with rubber bullets, tear gas and water cannons.



Egyptian demonstrators perform the Friday noon prayer in front of riot police during a demonstration in Cairo on January 28, 2011, demanding the ouster of President Hosni Mubarak.


Egyptian anti-riot policemen fire tear gase at protesters in Cairo, Egypt, Friday, Jan. 28, 2011. The Egyptian capital Cairo was the scene of violent chaos Friday, when tens of thousands of anti-government protesters stoned and confronted police, who fired back with rubber bullets, tear gas and water cannons. It was a major escalation in what was already the biggest challenge to authoritarian President Hosni Mubarak’s 30 year-rule. At center is a statue of famous Egyptian singer Oum Kalthoum.

CAIRO, EGYPT – JANUARY 28: Locals pray in the street in front of The l-Istiqama Mosque watched by riot police in Giza on January 28, 2011 in Cairo, Egypt. Thousands of police are on the streets of the capital and hundreds of arrests have been made in an attempt to quell anti-government demonstrations.

CAIRO, EGYPT – JANUARY 28: Riot police face protestors on the Kasr Al Nile Bridge on January 28, 2011 in downtown Cairo, Egypt. Thousands of police are on the streets of the capital and hundreds of arrests have been made in an attempt to quell anti-government demonstrations.

Egyptian demonstrators pray in central Cairo during a protest to demand the ouster of President Hosni Mubarak and calling for reforms on January 28, 2011. Thousands of demonstrators took to the streets of Cairo, facing a massive police presence, to demand the ouster of President Hosni Mubarak in a protest inspired by Tunisia’s popular uprising.

Tuesday, February 01, 2011

MUBARAK ISYTIHAR PERINTAH BERKURUNG

Mubarak Tetap Berkeras,Tolak Tuntutan Rakyat.. umum perintah berkurung

KAHERAH 28 Jan. – Presiden Mesir, Hosni Mubarak mengumumkan perintah berkurung di seluruh negara ekoran berlaku tunjuk perasaan besar-besaran, semalam.

Beliau pada awalnya hanya mengisytiharkan perintah berkurung di tiga wilayah iaitu di Kaherah, Alexandria dan Suez, tetapi telah memperluaskannya ke seluruh negara.

Perintah berkurung itu berkuat kuasa dari pukul 6 petang hingga 7 pagi (waktu tempatan) sehingga notis pemberhentian diumumkan.

Pasukan tentera telah ditempatkan untuk membantu polis melaksanakan perintah itu dan mengawal keselamatan serta melindungi harta benda awam. – AFP

…………………………………………………………………..

Egypt’s Mubarak sends in army, resists demands to quit..

CAIRO (Reuters) – Egyptian President Hosni Mubarak refused on Saturday to bow demands that he resign, after ordering troops and tanks into cities in an attempt to quell an explosion of street protest against his 30-year rule.

Mubarak dismissed his government and called for national dialogue to avert chaos after a day of battles between police and protesters angry over poverty and autocratic rule. Medical sources said at least 24 people had been killed and over a thousand injured in clashes in Cairo, Suez and Alexandria.

The unprecedented unrest has sent shock waves through the Middle East, where other autocratic rulers may face challenges, and unsettled global financial markets on Friday. U.S. President Barack Obama said he had spoken with Mubarak and urged “concrete steps that advance the rights of the Egyptian people.”

Demonstrators at first cheered tanks and armored cars as they filed through Cairo and Suez, but the mood appeared to change. The army, deployed for the first time in four days of protests, cleared Cairo’s Tahrir square toward midnight.

Shortly after Mubarak’s speech, protesters drifted back in their hundreds, defying a curfew.

“It is not by setting fire and by attacking private and public property that we achieve the aspirations of Egypt and its sons, but they will be achieved through dialogue, awareness and effort,” said Mubarak, in his first public appearance, on state television, since unrest broke out four days ago.

Shots were heard in the evening near parliament and the headquarters of the ruling National Democratic Party was in flames, the blaze lighting up the night sky. Cars were set alight and police posts torched.


CAIRO, EGYPT – JANUARY 29: Army tanks line up in Tahrir Square on January 29, 2011 in Cairo, Egypt. Thousands of police are on the streets of the capital. Hundreds of arrests have been made in an attempt to quell demonstrations.



CAIRO, EGYPT – JANUARY 29: Protestors stand on top of army tanks in Tahrir Square on January 29, 2011 in Cairo, Egypt. Thousands of police are on the streets of the capital. Hundreds of arrests have been made in an attempt to quell demonstrations.




Protesters stand in front of a burnt Egyptian Army armoured vehicle in downtown Cairo January 29, 2011. President Hosni Mubarak ordered troops into Egyptian cities on Friday in an attempt to quell street fighting and growing mass protests demanding an end to his 30-year rule.




Protesters stand near a burning police vehicle in Cairo January 29, 2011. Police and demonstrators fought running battles on the streets of Cairo on Friday in a fourth day of unprecedented protests by tens of thousands of Egyptians demanding an end to Mubarak’s three-decade rule.




Tuesday, January 25, 2011

Sepetang di Klinik Dr TYT


Sepetang di Klinik Dr TYT

Petang tadi bergegas ke Klinik Dr TYT setelah berkejaran melunaskan kuiz buat pelajar-pelajar Tamadun Islam. Hari ni memang cukup memenatkan, pagi-pagi lagi dah keluar isi minyak, pukul 10 keluar ke bank selesaikan semua urusan sebelum berangkat pulang meninggalkan bumi hang tuah menuju ke tanah serendah sekebun bunga, nasib baik kelas ada 1 jer hari ni. Kerja-kerja pejabat dah disiapkan separuh minggu lepas, separuh lagi akan disiapkan pada minggu ni. Mudah-mudahan...

Setelah hampir 2 tahun berulang2 ke sini, hari ni lah baru dapat mememorikan apa yang berlaku sepetang di sini, sebabnya selalu ada yang menghantar dan menjemput. Tapi hari ni tak nak menyusahkan sesapa lagi dan harap-harapnya start pada hari ni dah tak akan menyusahkan sesapa lagi untuk jadi supir saya..(^^). Dari pukul 3 pm hingga pukul 5 pm, my life journey has begun... Terima kasih tidak terhingga pada handphone saya yang telah membantu merakamkan memori ini... (^^)


Duduk melilau-lilau di ruangan menunggu


Dokumentari yang tidak berjaya menarik perhatian saya... (-.-)


Wah, keta saya dijulang...

Dijulang laaagii...



Inilah makanan saya selama 2 jam di sana. Rona Bosphorus yang telah lama diterbitkan, sandwich yang kecik (saya lapar, 1 hari bertahan dengan sarapan pagi saja) serta honey green tea katanya.



AY: Nanti saya datang lagi jumpa Dr. Datenya bulan 7, rasa saya bulan 9 @ 10 baru saya datang balik yer?hihihi

Wednesday, January 19, 2011

Cinta Halal dan Hikmah Istikharah


PENULIS: Ahmad Zaki Amiruddin


Rasa cinta pasti ada, Pada makhluk yang bernyawa
Sejak lama sampai kini, Tetap suci dan abadi
Takkan hilang selamanya, Sampai datang akhir masa.
Perasaan insan sama, Ingin mencinta dan dicinta


Bukan ciptaan manusia, Tapi takdir yang kuasa
Janganlah engkau mungkiri, Segala yang Tuhan beri
**RENUNGKANLAH "ALBUM PELITA HIDUP III: ARTIS HIJJAZ"***


"Cinta ada kekuatan yang mampu..
mengubah duri jadi mawar, mengubah cuka jadi anggur
mengubah malang jadi untung, mengubah sedih jadi riang
mengubah setan jadi manusia, mengubah iblis jadi malaikat
mengubah sakit jadi sihat, mengubah bakhil jadi dermawan
mengubah kandang jadi taman, mengubah penjara jadi istana
mengubah amarah jadi ramah, mengubah musibah jadi mahabbah


Itulah dia Cinta.."


"Sekalipun cinta telah kuuraikan, dan kujelaskan panjang lebar, namun jika cinta kudatangi, aku jadi malu pada keteranganku sendiri..


Meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang, namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang, sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya, kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai kepada cinta, dalam menguraikan cinta, akal terbaring tak berdaya bagaikan keledai terbaring dalam lumpur..


Cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan.."


**DIPETIK DARI FILEM "KETIKA CINTA BERTASBIH (1)"***


Melayari kehidupan dunia bagaikan melayari ombak yg sentiasa tidak tenang, dengan tenggelam timbulnya pelbagai perasaan dan emosi. Hanya DIA yang Maha Mengetahui kehebatan dugaan ini.


Terutama apabila dikaitkan dengan perasaan dan rasa cinta fitrah yg diciptakan Allah bersama-sama penciptaan kita di dunia ini, sama ada yg bakal dialami atau sedang dialami oleh sesiapa sahaja, terutama golongan remaja.


Pelbagai ragam disaksikan oleh seluruh dunia, akibat penangan cinta yg diibaratkan api menyala-nyala, yg mana lagi disimbah, lagi marak ia menyala. Sehubungan itu, utk memadamkannya terus pasti sesuatu yg mustahil utk dilakukan.


Namun, jika ini fitrah dariNYA, maka yg pasti DIA tidak akan menzalimi hambaNYA, dan sudah pasti tersedia satu panduan pengawalan kepada fitrah ini.


Sebagaimana diketahui, nyalaan api memang membahayakan jika dibiarkan, namun jika dikawal dan diekploitasi dgn baik, berbahaya akan bertukar menjadi bermanfaat, seperti utk dijadikan bara memanaskan badan, atau untuk dijadikan tempat memanggang.


Apakah panduan yg DIA sediakan itu? Jawapannya adalah sunnah Rasulullah SAW yg amat menggalakkan perkahwinan. Kerana hanya kahwin dapat membendung fitrah ini, cinta yg halal disebabkan satu ikatan suci.


Dalam mencari keredaanNYA, perjalanan utk mendapatkan cinta yg halal itu perlu diambil perhatian sebenar-benarnya agar tidak terpesong dek desakan dan hasutan Iblis dan konco-konconya dalam memperindahkan maksiat kpd Al-Khaliq SWT.


Oleh itu, di sini diberikan satu garis panduan dalam mendapat keredhaannya dalam menelusuri medan pencarian cinta yg halal, dengan berpandukan Ayat 235, Surah Al-Baqarah:


وَلاَ جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا عَرَّضْتُم بِهِ مِنْ خِطْبَةِ النِّسَاء أَوْ أَكْنَنتُمْ فِي أَنفُسِكُمْ عَلِمَ اللّهُ أَنَّكُمْ سَتَذْكُرُونَهُنَّ وَلَـكِن لاَّ تُوَاعِدُوهُنَّ سِرّاً إِلاَّ أَن تَقُولُواْ قَوْلاً مَّعْرُوفاً وَلاَ تَعْزِمُواْ عُقْدَةَ النِّكَاحِ حَتَّىَ يَبْلُغَ الْكِتَابُ أَجَلَهُ وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ يَعْلَمُ مَا فِي أَنفُسِكُمْ فَاحْذَرُوهُ وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ


"Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran atau kamu menyembunyikan (keinginan mengahwini mereka) dalam hatimu. Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut mereka, dalam pada itu janganlah kamu mengadakan janji kahwin dengan mereka secara rahsia, kecuali sekadar mengucapkan (kepada mereka) perkataan yang ma'ruf. Dan janganlah kamu ber'azam (bertetap hati) untuk beraqad nikah, sebelum habis 'iddahnya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun."


Walaupun ayat ini, diturunkan bagi penerangan cara melamar dan mengahwini wanita yg masih dalam iddah (dari penceraian hidup atau mati), namun caranya masih boleh dipraktikkan dalam pencarian cinta halal yg diredhaiNYA sentiasa.


Melalui rujukan Tafsir Ibn Kathir, berikut dinyatakan langkah yg perlu diambil perhatian sepanjang perjalanan mendapatkan cinta yg terbaik lagi halal, apabila seseorg lelaki berkenan kpd si dia (perempuan) sebagaimana dinyatakan dlm ayat di atas:


(1) Menyatakan perasaan melalui sindiran dgn kata2 kinayah/berlapik (tersirat) yg baik-baik


(2) Menyembunyikan perasaan di dalam hati dan hanya menyebut-nyebutnya di kalangan org lain, tidak kepadanya secara jelas.


(3) Dilarang sekeras-kerasnya membuat janji rahsia dengan melafazkan perkataan yg tidak sepatutnya secara jelas dan boleh membawa kelalaian dan kemabukan cinta, seperti melafazkan (Aku Cinta Padamu, dan Aku berjanji akan berkahwin dgn mu), tetapi memadailah sekadar kata-kata kinayah/sindiran yg baik (antara sindiran yg baik, saya tertarik/minat dgn mu!) dan yang penting disusuli dengan pengetahuan wali/keluarga.


Daripada langkah yang disebut jelas oleh Allah SWT sebagai panduan, perlu ditekankan juga, segala-galanya juga perlu disandarkan dengan pergantungan kepadaNYA iaitu dengan ISTIKHARAH. Yangg pasti, tiadalah penyesalan/kekecewaan/putus asa bagi yg meminta petunjuk keputusan dariNYA.


Dinasihatkan dalam sebuah athar :


ما خاب من استخار ولا ندم من استشار


Ertinya : Tidaklah rugi sesiapa yang beristikharah ( meminta petunjuk) dan tidak menyesal mereka yang bermesyuarat ( Al-Awsat, At-Tabrani, 6/365)


Dengan mengikuti cara-cara yang Nabi Muhammad SAW tunjukkan, dan dengan doa lengkap baginda ajarkan khas utk ummatnya, maka InsyaAllah di sana akan ada petunjuk terbaik.


Memadailah kita berusaha dengan strategi dan perancangan, dan selebihnya urusanNYA yg menentukan terbaik utk kita, kerana "Ada hal-hal yang harus difikirkan manusia, tetapi ada juga hal-hal yg BUKAN HAK manusia utk memikirkannya.."


Tentang jawapan atau petunjuk Istikharah, tidak menjadi kemestian melalui mimpi atau sebarang petunjuk tertentu, dan kadang-kadang/kebanyakan petunjuk mimpi bukanlah petunjuk yg paling tepat kerana kita bukanlah seseorg yg bersih hatinya, dan kemungkinan mimpi kita telah diganggu oleh Syaitan untuk memayahkan kita dengan jawapan itu.


Justeru, apa yang dianjurkan adalah istikharah diteruskan sehingga ikatan pertalian telah selesai dilaksanakan, dan jawapan sebenar kepada istikharah adalah kelancaran perhubungan kita dengan si dia, tanpa ada sebarang halangan di tengah-tengah jalan.


Berikut adalah beberapa bentuk jawapan yg bakal kita dapat hasil istikharah berterusan dan hikmahnya.


(1) Jika diberi petunjuk positif, maka Alhmdulillah. Dan teruskan istikharah dan sentiasa bersyukur kepadaNYA. Hikmahnya adalah TIADA RUGI..


(2) Jika negatif jawapannya, maka itu lah dia hikmah Istikharah iaitu TIDAK KECEWA.


(3) Jika lambat mendapat keputusan maka hikmah Istikharah iaitu TIDAK PUTUS ASA.


Wallahu'alam..


Kesalahan yg biasa dilakukan oleh dua pasangan dalam istikharah, di sini ditegur dan disyorkan penyelesaian seikhlasnya utk kedua-dua, sama ada lelaki atau perempuan:


(1) Sekiranya hasil istikharah menunjukkan ketidakselesaan (dan dia merasakan ini jawapan) pada hati kepada salah seorg, maka dinasihatkan memberitahu kpd pasangan dengan sebaik mungkin, dan diberhentikan..dalam masa yg sama istikharah diteruskan.


(2) Jika didapati jawapan adalah positif, maka digalakkan disegerakan perkahwinan berserta diteruskan lagi istikharah, agar tiada masalah di sepanjang pelaksanaan.


(3) Jika belum mendapat apa-apa kepastian jawapan, maka digalakkan meneruskan istikharah dengan lebih istiqamah.


Adalah menjadi kesalahan dan satu kesilapan besar apabila masing-masing membuat istikharah dan mendapat jawapan, tetapi menyatakan "Saya sudah melaksanakan istikharah, dan jawapannya tidak boleh diberitahu (dirahsiakan), cukuplah saya dan Allah sahaja yg mengetahuinya".


Kenapa kenyataan ini salah, walaupun seolah-olah jika kita perhatikan mempunyai unsur-unsur pergantungan yg tinggi kepada Allah?


Betul! pergantungan kepadaNYA begitu tinggi (hablun minallah memang hebat), tetapi ke mana pergi hablun minan nas. Tidakkah dengan jawapan "gantung tidak bertali" ini akan menyebabkan pihak yg sedang menunggu jawapan, tertunggu-tunggu. Dan ternanti-nanti, malah menyebabkan fikiran pihak itu terganggu dalam segala urusan, hati pihak itu juga tidak akan tenang.


Alangkah baiknya, jika berterus terang.


قل الحق ولو كان مرا


(Katakanlah benar walaupun pahit), kata-kata Hikmah ini memadai utk menjawab segala-galanya, kerana dengan berterus-terang dan jujur, banyaknya kebaikan dan manfaat untuk semua.


Cukup mudah disebut, tapi agak susah dilaksanakan..BERTERUS TERANG dan JUJUR..


Seterusnya, dinasihatkan kepada yang sedang mengalami masalah ketidakstabilan emosi dalam menghadapi gelombang cinta ini. Tiada cinta yg sebenarnya kecuali hanya selepas dihalalkan dengan ikatan pernikahan, dan untuk ke arah itu, persediaan mental dan fikizal amat penting.


Oleh itu, sebelum melayan alunan cinta, pastikan kita cukup bersedia dengan perancangan ke arah utk menghalalkan perhubungan, bukan sekadar mahu melayan mengikut tuntutan nafsu muda semata-mata.


Jika perancangan belum pernah terlintas atau perjalanan masih jauh, adalah dinasihatkan cubalah sedaya upaya mengawal arus deras cinta yg hanya bakal menghanyutkan.


Sekali kita hanyut, selamanya kita akan menyesal, kerana dibimbangi KAFFARAH (penghapusan) dosa akan diterima apabila kita berkahwin kelak. Memang alunannya mengasyikkan sebelum kahwin, tetapi apabila setelah kahwin, alunan ini akan bertukar menjadi sumbang dan menyakitkan telinga.


Kerana percayalah, modus operandi Iblis dan konco-konconya hanyalah mencantikkan serta memperindahkan maksiat, dan menghodohkan serta memburukkan ibadah.


Akhirnya, nasihat ringkas untuk semua yg terlibat dgn hal-hal ini, mulakan dengan ISTIKHARAH pada hari ini, bukan dengan menetapkan "nama si dia" tetapi memadailah dengan menyatakan kepadaNYA "jodoh terbaik untukku"..agar hasil istikharah kita yg berterusan itu, dan jawapannya adalah sesuatu yg terbaik bakal DIA takdirkan.


Bagi mereka yg sedang dalam lamunan dan hanyut ombak, fikir-fikirkanlah utk menghalalkannya, dan jika masih belum bersedia, jangan sesekali bermain "api".


Dan bagi yang belum tiada dan masih dalam proses mencari atau masih belum memikirkan, maka sentiasalah berdoa ada diketemukan yang terbaik dari sisiNYA, dan setiap takdirNYA itu dirangkaikan dengan keredhaannya semata-mata.


Satu analogi utk seseorg yg bersedia ke arah cinta halal atau yg sedang bercita-cita ke arah itu..


"Untuk menjadi nakhoda, apa yang penting pada mulanya adalah persiapan sebuah bahtera yang lengkap dan berusaha sedaya mungkin untuk melihat dari segenap penjuru tentang keadaan bahtera tersebut. Seterusnya, nakhoda juga perlu menyiapkan diri dengan ilmu-ilmu pengendalian bahtera, serta ilmu-ilmu teknikal yang berkaitan, agar dengan membawa masuk anak-anak kapal ke dalam bahtera seterusnya berlayar, dapat menjamin keselesaan mereka semua. Yang pasti setiap bahtera berlainan nakhoda dan berlainan lautan menjanjikan pelbagai peristiwa/dugaan yang bakal ditempuh, dan ini semua diatasi dengan ilmu-ilmu yg telah dilengkapi sebelum ini.."


"jika hanya mendayung sampan, jangan sesekali menduga lautan dalam, jika hanya persediaan terlalu sedikit dan masih belum tetap pendirian serta keyakinan, jangan sekali mencuba utk memasuki alam perkahwinan yg menanti dgn 1001 warna kehidupan.."


Walau bagaimanapun, SABAR, TAWAKKAL & TAQWA itulah kunci segala-galanya..


اللهم إني أسألك حبك وحب من يحبك وحب ما يقرني إليك وأدخلني الجنة مع الحب


Ya Allah, aku memohon kecintaanMU, kecintaan orang yang sentiasa mencintaiMU, kecintaan apa sahaja mendekatkan diriku kepadaMU, dan masukkanlah aku ke syurga bersama-sama kecintaan itu..


SUMBER: Artikel iluvislam.com



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...